SD NEGERI 1 POMBEYOHA SEKOLAH DENGAN KONDISI AIR YANG MELIMPAH
SD Negeri 1 Pombeyoha adalah salah satu sekolah tingkat dasar yang berada di kabupaten Kolaka Timur khususnya berada di kecamatan Ladongi. Yang menjadi berbeda dari sekolah-sekolah lainnya adalah hampir sepanjang tahun wilayahnya terendam air. Hal Ini disebabkan karena wilayah sekolah tersebut berada di dataran rendah. Pada saat musim hujan datang biasanya air masuk dan menggenangi ruangan kelas. namun pada awal dibagun sekolah tersebut tidak terjadi banjir seperti sekarang. Namun setelah jebolnya tanggul di desa tetangga menyebabkan air sungai meluber ke desa Pombeyoha yang menyebabkan sekolah tersebut terendam air hampir sepanjang tahun. Permasalahan tersebut sulit untuk diatasi selain dataran rendah karena tempat tersebut berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Rawa Aopa yang tidak diperbolehkannya merusak ekosistem yang berada dikawasan tersebut.
Saya pertama kali mengajar di SD Negeri 1 Pombeyoha pada bulan April 2019 pada saat itu terjadi banjir namun masih bisa melakukan pembelajaran karna airnya hanya menggenangi halaman sekolah dan pondasi gedung tersebut agak tinggi sekitar 1,2 meter dari permukaan tanah. Namun pada bulan juli 2019 curah hujan semakin memuncak sehingga terjadi banjir besar yang ketinggian airnya mencapai 1 meter dari lantai gedung sekolah. Hal ini memaksakan untuk libur selama 1 minggu hingga banjir surut.
Anak-anak hampir tidak pernah bermain-main di halaman sekolah. Mereka hanya bermain di teras depan kelas saja pada saat kelur main jam istirahat. apel pagi pun kami biasa lakukan di teras depan sekolah. Meskipun Sekolah tersebut sering terdampak banjir namun tidak menyurutkan niat anak-anak untuk belajar. Anak-anak sangat antusias untuk belajar dengan kondisi yang seperti sekarang ini.
Dalam Video tersebut terlihat anak-anak lagi asik bermain perahu. Anak-anak merasa bosan hanya bermain di teras depan kelasnya saja sehingga anak-anak berinisiatif untuk bermain perahu yang mereka pinjam dari warga setempat. Sebagai guru hanya mengawasi anak-anak tersebut dan membiarkan anak-anak tersebut bermain karna dengan bermain permainan tersebut anak-anak menjadi memiliki keahlian khusus.
Tidak ada komentar: